Posted on : 02/06/2018

CPNS 2018 Gelombang Ketiga, Alumni dari 2 Jurusan Ini Paling Diperlukan, Sahabat Tergolong?

TRIBUN-MEDAN.com – Tidak lawas lagi, pendaftaran penerimaan Calon Karyawan Negara Sipil (CPNS) untuk gelombang ketiga, tahun 2018 dibuka.

Tentu saja ini, berita gembira buat sarjana di semua Indonesia, sahabat memiliki kesempatan berkarier di ranah pemerintah.

Mereka yang berminat daftar juga sekarang berburu berita.

Tetapi, di tengah cara berburu berita disebutkan, sudah ada oknum yang memanfaatkannya dengan gaya menebar berita paslu.

Satu di antara berita palsu disebar ialah Laporan Penetapan e-formasi Tenaga Honorer, Karyawan Tak Tetap, PT Non-PNS dan Tenaga Kontrak Pengangkatan CPNS Tahun 2016-2019 yang mengatasnamakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) dan Reformasi Birokrasi (RB) yang memuat formasi beberapa Kantor Regional Tubuh Kepegawaian Negara (BKN).

Merespon masalah disebutkan, Kepala Biro Humas BKN RI, Mohammad Ridwan menyampaikan, apabila hingga waktu ini, perhitungan keperluan CPNS di pusat dan daerah belum selesai dilaksanakan.

Penerimaan CPNS rencananya hendak dibuka sesudah pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak, 27 Juni 2018 atau sesudah Lebaaran Idulfitri 1439 H.

“Pemerintah pastinya berencana membuka penerimaan CPNS tahun 2018 sesudah proses Pilkada selesai, sekeliling akhir Juni atau awal Juli. Tetapi hingga hari ini Pemerintah belum menerbitkan surat resmi tentang formasi CPNS TA 2018. Jadi surat tentang laporan penetapan e-formasi itu hoax,” ujar Ridwan, Jumat (25/5/2018), sebagaimana dikutip dari laman resmi BKN, Bkn.go.id.

Lanjut kata Ridwan, “Penduduk supaya tak percaya dalam berita yang tak jelas kebenarannya. Info resmi penerimaan CPNS hanya dikeluarkan oleh Kemenpan RB dan BKN lewat www.bkn.go.id dan kanal-kanal media sosial resmi milik BKN.”

Prioritas Guru dan Tenaga Kesehatan

Dalam siaran persnya, Selasa (29/5/2018), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, Asman Abnur menyampaikan, proporsi terbesar formasi CPNSdalam tahun ini hendak difokuskan untuk jabatan-jabatan teknis dan ahli, guna mendukung pembangunan daerah tertinggal, terluar, dan terdepan.

Ini kabar gembira bagi sahabat para sarjana pendidikan, keperawatan, kedokteran, maupun teknik.

Rekrutmen CPNS juga hendak diprioritaskan untuk tenaga pendidikan dan kesehatan, tenaga pendukung pembangunan infrastruktur, poros maritim, ketahanan energi, serta ketahanan pangan.

“Kami memerlukan spesialisasi keahlian, sehingga perencanaan dan usulan ASN baru mesti difokuskan dalam jabatan-jabatan spesifik sesuai core business instansi, arah pembangunan nasional/daerah, dan sasaran nawacita, sehingga bisa meningkatkan daya saing bangsa di kancah internasional,” katanya.

Waktu ini jumlah PNS atau Aparatur Sipil Negara (ASN) secara nasional ialah 4,3 juta lebih, dengan proporsi terbesar selain guru ialah tenaga pelaksana/administrasi, sebanyak 1,6 juta atau sekeliling 38 persen.