Posted on : 02/06/2018

Lowongan PNS 2017 Dibuka, Bimbel CPNS Kian Diminati

Bagi Putri Virgiyanti, beberapa akhir pekan ke depan tidak untuk bersantai-santai di rumah ataupun berlibur. Perempuan 25 tahun ini memutuskan mengikuti bimbingan belajar Akses CPNSsebagai strateginya mencapai karier yang diidamkan. 

Sabtu siang akhir pekan kemarin, Putri bersama 23 peserta kursus lain mengikuti pertemuan kedua selama 2,5 jam dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, bagian dari jadwal rutin menghadiri 24 kali sesi setiap Sabtu dan Minggu selama empat pekan. 

Empat tahun terakhir, Putri bekerja sebagai pegawai kontrak di Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan. Ia memutuskan ikut bimbel ini karena melihat temannya yang berhasil lulus ujian calon pegawai negeri sipil. 

“Kalau enggak lulus yang tahap ini, saya mau ikut bimbel lagi selama formasi jurusan kuliah saya dibuka,” kata perempuan lulusan Diploma III Perkeretaapian, Sabtu lalu. 

Untuk mengikuti kegiatan bimbel, Putri harus merogoh kocek Rp2,9 juta, yang dianggapnya bukan masalah asalkan fasilitas dan layanannya sesuai. 

Bisnis pendidikan Akses CPNS memberi para peserta modul materi, buku latihan soal, 20 paket latihan online computer assisted test (CAT), dan e-Book. Pihak pengajar pun memberi 38 kali mini latihan harian, 5 kali latihan offline, dan sebagainya. 

Yustamar Hatmanto, manajer pemasaran Akses CPNS, menjelaskan biaya bimbel telah naik dari Rp2 juta pada 2013 menjadi Rp3,2 juta pada 2017. Namun, peserta bisa memperoleh potongan harga Rp1 juta untuk awal tahun dan sekitar Rp300 ribu pada akhir tahun. 

Selain itu, ujar Hatmanto, bimbel itu menerima panggilan peserta di luar Jakarta—Depok, Tangerang, dan Bekasi—dengan program kelas pelatihan. Bimbel Akses CPNS mulai beroperasi sejak 2013 saat penerimaan CPNS tahun itu. 

“Kita biasanya pakai paket harga. Biasanya Rp50 juta. Kalau ada 20 orang, hanya membayar Rp2,5 juta. Hitungannya lebih murah,” kata Hatmanto. 

Pada paket bimbel tahun ini ada sedikit perubahan. Awalnya biaya akomodasi—transportasi dan penginapan pengajar—ditanggung oleh perusahaan bimbel, kini dibebankan kepada pihak peserta. 

Manajer utama Akses CPNS, Widi Adi Nugraha, menambahkan selain kelas reguler dan pelatihan, mereka juga menyediakan kelas privat. Biayanya berbeda karena layanannya lebih eksklusif. 

Selain para pengajar datang ke rumah, peserta juga dapat memilih materi pembahasan sesuai keinginan. Tetapi sebelum memilih kelas privat, mereka mengarahkan peserta mengikuti kelas reguler terlebih dulu. 

Untuk kelas privat, peserta membayar Rp600 ribu sekali sesi dengan durasi 2,5 jam. Mereka memberi syarat minimal lima kali sesi untuk peserta kelas privat. 

“Kenapa privat mahal? Karena peserta bisa milih materi. Kita batasi juga, jangan sampai dari 24 materi, dia cuma ambil satu. Enggak bagus output-nya. Saya batasi, minimal lima pertemuan. Bebas mau pilih 5 atau10 materi, dan sebagainya. Ada pilihan. Tujuannya agar lebih ada penyerapan materi belajar,” kata Nugraha. 

Bisnis bimbel yang lokasi belajarnya di Kramat Raya, Jakarta Pusat, ini menarik banyak peminat. Data mereka pada 2013, peserta mencapai 120 orang, lalu meningkat menjadi 500 orang pada 2014. Jumlah ini belum termasuk bimbingan di luar daerah. 

Menurut mereka, peningkatan jumlah peserta lantaran tingkat kelulusan di bimbel tersebut mencapai 80 persen pada 2013 dan 40 persen pada 2014. 

“Mungkin dari mulut ke mulut, sehingga kelasnya membeludak,” kata Nugraha. 

Pada 2017, tingkat animo peserta mengikuti bimbel tetap tinggi. Sampai saat ini, sudah ada 320 peserta reguler. Bahkan, peserta untuk kelas privat dan reguler masuk daftar tunggu. Kelas privat ada di lebih 10 lokasi dan kelas reguler ada 20 orang. 

“Kemarin sudah buka delapan kelas. Kalau buka delapan lagi, takut crowded, jadi biar renggang dulu,” kata Nugraha.