172 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Akan Ikuti Tes, Gagal Seleksi Tak Akan Dipecat
JAKARTA – Pemerintah menyiapkan mekanisme tes bagi sekitar 172 ribu guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Tes tersebut menjadi bagian dari rencana penataan status kepegawaian, termasuk peluang bagi guru PPPK paruh waktu untuk beralih menjadi pegawai penuh waktu.
Kabar ini disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian setelah mengikuti rapat bersama pimpinan DPR dan sejumlah pihak pemerintah pada Kamis, 17 September 2026.
Baca juga:
Cara Perbaikan Data Berdasarkan Surat Edaran Kemdikbud Untuk PPPK Guru Tahap 3 Tahun 2022Menurut Tito, pemerintah ingin memberikan kepastian status kepada para guru PPPK. Guru yang berhasil memenuhi ketentuan melalui tes nantinya akan diupayakan menjadi pegawai penuh waktu di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
172 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Disiapkan untuk Ikuti Tes
Rencana tersebut menyasar sekitar 172 ribu guru PPPK paruh waktu. Pemerintah akan melakukan proses seleksi atau tes sebagai bagian dari upaya penataan status mereka.
Tito menjelaskan bahwa guru yang dinyatakan lulus akan diupayakan beralih menjadi pegawai penuh waktu di bawah Kemendikdasmen. Sementara itu, pemerintah juga membahas kemungkinan penataan status PPPK penuh waktu menuju PNS secara bertahap.
Namun, penting dicatat bahwa mekanisme detail, materi tes, jadwal pelaksanaan, serta ketentuan kelulusan untuk skema tersebut belum dijelaskan secara rinci dalam informasi yang disampaikan pada 17 September 2026. Karena itu, calon peserta tetap perlu menunggu ketentuan resmi dari pemerintah.
Tidak Lulus Tes Bukan Berarti Dipecat
Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah jaminan bagi guru PPPK paruh waktu yang nantinya belum berhasil lolos.
Tito menyampaikan bahwa guru yang tidak lulus tetap dipertahankan statusnya dan tidak akan dipecat maupun dirumahkan. Mereka juga disebut masih memiliki kesempatan untuk mengikuti tes pada periode berikutnya.
Untuk pembiayaan guru yang belum lulus, Tito menjelaskan bahwa pemerintah menyiapkan skema pembiayaan melalui Kemendikdasmen dan dana BOS yang disalurkan kepada sekolah. Sementara pembiayaan untuk skema penataan tersebut disebut melibatkan dukungan APBN.
Dengan demikian, tes tersebut bukan sekadar menjadi penentu apakah seorang guru tetap bekerja atau tidak. Fokus utamanya adalah menentukan proses penataan status menuju posisi yang lebih sesuai dengan kebutuhan pemerintah.
Jumlah PPPK Paruh Waktu Guru Memang Cukup Besar
Data BKN menunjukkan bahwa jumlah ASN guru memang mencapai jutaan orang.
Dalam Statistik ASN 2025, terdapat 2.299.056 ASN guru per 31 Desember 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 170.515 merupakan PPPK paruh waktu, sedangkan 989.401 berstatus PPPK dan 1.139.140 berstatus PNS.
Data tersebut menunjukkan besarnya peran tenaga guru dalam komposisi ASN sekaligus menjelaskan mengapa penataan status PPPK guru menjadi salah satu isu penting dalam kebijakan kepegawaian pemerintah.
Apa Kaitannya dengan CPNS dan Seleksi ASN?
Bagi kamu yang sedang mengincar CPNS atau PNS, perkembangan mengenai PPPK ini juga penting untuk dipantau.
Sebab, kebijakan ASN terus mengalami penyesuaian sesuai kebutuhan pemerintah, baik dari sisi formasi, jenis pengadaan, maupun mekanisme seleksi. Pemerintah juga terus menggunakan sistem seleksi berbasis komputer dalam berbagai proses rekrutmen ASN.
Sebagai contoh, BKN pada Juli 2026 menyelenggarakan seleksi kompetensi PPPK untuk calon guru dan tenaga kependidikan Sekolah Rakyat menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN. Seleksi tersebut diikuti 118.432 peserta dari seluruh Indonesia. BKN menyebut CAT digunakan untuk memastikan proses seleksi berlangsung objektif, transparan, dan dengan standar penilaian yang sama bagi peserta.
Artinya, bagi calon pelamar ASN, kemampuan menghadapi sistem ujian berbasis komputer dan memahami pola soal tetap menjadi bagian penting dari persiapan.
Jangan Menunggu Pembukaan CPNS Baru Mulai Belajar
Sampai saat ini, informasi mengenai rekrutmen CPNS harus selalu dicek melalui kanal resmi pemerintah. BKN sebelumnya juga telah mengingatkan masyarakat mengenai beredarnya informasi palsu terkait pembukaan CPNS dan menegaskan bahwa proses rekrutmen ASN terintegrasi serta diawasi melalui mekanisme resmi BKN.
Karena itu, calon peserta sebaiknya tidak hanya menunggu pembukaan CPNS.
Justru masa sebelum pendaftaran menjadi kesempatan untuk mempersiapkan kemampuan. Mulai dari memahami materi SKD, mengerjakan soal secara rutin, meningkatkan kecepatan menjawab, sampai melakukan simulasi CAT agar terbiasa dengan tekanan waktu.
Jika kamu sedang mencari latihan soal CPNS yang bisa digunakan untuk membangun kebiasaan mengerjakan soal secara konsisten, persiapan sebaiknya dilakukan jauh sebelum jadwal seleksi resmi diumumkan.
Seleksi ASN Bukan Sekadar Mengandalkan Keberuntungan
Jangan sampai muncul anggapan bahwa menjadi CPNS atau PNS cukup dengan mendaftar ketika portal sudah dibuka.
Seleksi ASN memiliki tahapan dan persyaratan yang harus dipenuhi. Pada seleksi tertentu, peserta juga harus melewati ujian berbasis CAT dan bersaing dengan peserta lain yang sama-sama mempersiapkan diri.
Bahkan pada seleksi Sekolah Kedinasan 2026 saja, pemerintah menetapkan 4.770 kebutuhan CPNS melalui jalur sekolah kedinasan, dengan SKD yang mencakup TWK, TIU, dan TKP.
Artinya, persaingan untuk menjadi bagian dari ASN membutuhkan strategi, latihan, dan konsistensi. Jangan merasa aman hanya karena sudah memenuhi syarat administrasi.
Banyak peserta bisa saja memiliki ijazah dan memenuhi persyaratan yang sama. Yang membedakan kemudian adalah kesiapan ketika berhadapan dengan soal dan waktu ujian.
Jangan Remehkan Tes CPNS, Persiapkan dari Sekarang!
Keinginan untuk menjadi PNS memang besar, tetapi proses seleksinya tidak bisa dianggap mudah. Setiap pembukaan seleksi dapat menghadirkan persaingan yang ketat, sementara jumlah kebutuhan pada setiap jabatan memiliki batas tertentu.
Bahkan anggapan bahwa “nanti saja belajar ketika CPNS sudah dibuka” bisa menjadi kesalahan besar. Ketika ribuan peserta lain sudah berbulan-bulan melakukan latihan SKD, memahami pola soal, dan melakukan simulasi CAT, kamu baru mulai belajar dari nol.
Narasi bahwa “90% pelamar CPNS meremehkan tes” sebaiknya dipahami sebagai warning atau sudut pandang motivasi, bukan sebagai statistik resmi, karena tidak ada sumber pemerintah yang menetapkan angka tersebut.
Yang pasti, persaingan seleksi ASN dapat sangat ketat dan pada formasi tertentu peserta harus bersaing dengan banyak pelamar untuk jumlah kebutuhan yang terbatas.
Jadi, kalau targetmu adalah cara masuk PNS, jangan menunggu pengumuman pembukaan baru mulai bergerak.
Mulai persiapkan diri dari sekarang. Pelajari materi, rutin mengerjakan soal, evaluasi hasil, dan biasakan diri menghadapi simulasi CAT.
Karena ketika pendaftaran resmi dibuka, yang memiliki waktu lebih banyak untuk mempersiapkan diri akan memiliki bekal yang berbeda dibandingkan peserta yang baru mulai belajar saat itu juga.
Bimbel Akses siap membantu kamu mempersiapkan perjalanan menuju seleksi ASN dengan pembelajaran dan latihan yang terarah.
Mulai belajar lebih awal, latihan lebih banyak, ukur kemampuan secara berkala, dan pastikan ketika seleksi CPNS dibuka, Anda bukan sekedar siap mendaftar tetapi benar-benar sudah siap bersaing. Mau mulai perjuangan awalmu menuju CPNS? konsultasi gratis dibawah:
Hubungi Kami linktr.ee/akses_cpns Follow us on sosial media : 🔹 Fan Page FB: @BimbelCPNS 🔹 Instagram : @bimbelakses.casn 🔹 Tiktok :@bimbelakses.cpns 🔹 Youtube : Akses Education Centre 🔹 Website : www.bimbelcpns.com / www.akseslearning.com
Berita Terkait
Berita Terbaru
Persiapan ASN Terbaik
Dapatkan akses ke ribuan soal, tryout, dan materi lengkap untuk CPNS dan PPPK.
Daftar Sekarang!