5 Instansi CPNS yang Punya Tes Fisik, Jangan Sampai Gugur di SKB!
Banyak calon peserta CPNS mengira perjuangan hanya berhenti pada SKD berbasis CAT. Padahal, untuk sejumlah instansi dan jabatan tertentu, peserta masih harus menghadapi Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) tambahan di luar CAT, termasuk tes kesehatan, kesamaptaan, kebugaran, hingga keterampilan.
Hal ini penting diketahui sejak awal, terutama bagi kamu yang sedang menentukan formasi CPNS. Jangan sampai memilih instansi hanya karena tertarik dengan formasinya, tetapi baru mengetahui adanya tes fisik setelah berhasil lolos SKD.
Baca juga:
Cara Perbaikan Data Berdasarkan Surat Edaran Kemdikbud Untuk PPPK Guru Tahap 3 Tahun 2022Pada seleksi CPNS 2024, aturan memang memungkinkan instansi pusat menyelenggarakan hingga tiga jenis SKB tambahan selain CAT BKN untuk jabatan tertentu. Jenisnya dapat berupa tes kesehatan, tes kesegaran jasmani/kesamaptaan, praktik kerja, wawancara, maupun tes lain sesuai persyaratan jabatan.
Catatan: daftar dan bentuk tes di bawah ini mengacu pada pelaksanaan/ketentuan CPNS 2024. Untuk seleksi CPNS berikutnya, ketentuan dapat berubah sesuai pengumuman resmi masing-masing instansi.
1. BAKAMLA – Formasi Anak Buah Kapal
Badan Keamanan Laut Republik Indonesia atau BAKAMLA menjadi salah satu instansi yang perlu diperhatikan oleh pelamar yang mengincar posisi Anak Buah Kapal (ABK).
Pada seleksi CPNS 2024, SKB untuk formasi ABK terdiri dari:
SKB CAT BKN dengan bobot 50%;
Tes kesamaptaan dengan bobot 40%;
Wawancara dengan bobot 10%.
Tes kesamaptaan mencakup lari 12 menit, pull-up, push-up, sit-up, shuttle run, serta renang 50 meter.
Artinya, kemampuan mengerjakan soal CAT saja belum cukup.
Pelamar ABK juga harus memiliki kesiapan fisik untuk menghadapi rangkaian tes tersebut.
2. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan – Polisi Kehutanan & Manggala Agni
Untuk formasi tertentu di bidang kehutanan, kemampuan fisik juga menjadi bagian yang harus diperhatikan.
Pada CPNS 2024, SKB tambahan berupa tes kesamaptaan diterapkan khusus untuk jabatan Polisi Kehutanan dan Manggala Agni. Materinya antara lain mencakup:
Lari ketahanan selama 12 menit;
Pull-up maksimal 1 menit untuk pria;
Chinning maksimal 1 menit untuk wanita;
Sit-up selama 1 menit;
Push-up selama 1 menit.
Materi tersebut tercantum dalam informasi materi SKB CPNS 2024 untuk jabatan terkait.
Jadi, bagi kamu yang mengincar formasi tersebut, latihan fisik sebaiknya tidak dilakukan secara mendadak setelah dinyatakan lolos SKD.
3. Badan Intelijen Negara (BIN)
Badan Intelijen Negara juga memiliki rangkaian seleksi yang berbeda dari sekadar tes CAT.
Dalam pelaksanaan CPNS 2024, rangkaian SKB BIN mencakup beberapa aspek, termasuk kesehatan, psikologi, kesegaran jasmani, dan mental ideologi, berdasarkan ketentuan seleksi yang diberlakukan pada saat itu.
Karena itu, pelamar yang mengincar BIN perlu mempersiapkan diri secara lebih menyeluruh.
Bukan hanya “Bisa mengerjakan soal SKD?” tetapi juga “Apakah kondisi fisik, mental, kesehatan, dan kemampuan lain saya sudah siap?”
4. Kejaksaan RI – Formasi SLTA Sederajat
Kejaksaan Republik Indonesia menjadi salah satu instansi yang juga memiliki tahapan SKB non-CAT untuk formasi tertentu.
Pada CPNS 2024, pelamar SLTA sederajat menghadapi beberapa tahapan, termasuk:
Tes wawancara;
Praktik kerja;
Tes bela diri dan kesamaptaan;
Psikotes;
Kesehatan kejiwaan;
Kesehatan fisik.
Jadwal resmi SKB non-CAT Kejaksaan 2024 juga mencantumkan kesamaptaan dan bela diri sebagai salah satu jenis tes. Jadi, jika kamu mengincar formasi SLTA di Kejaksaan, jangan hanya fokus mengejar skor SKD. Persiapkan juga kondisi fisik dan mental.
5. Kementerian Hukum – Formasi SLTA Sederajat
Untuk pelamar SLTA sederajat pada seleksi CPNS 2024, tahapan SKB Kementerian Hukum juga mencakup kesamaptaan.
Pengumuman resmi Kementerian Hukum menyebut peserta SLTA sederajat mengikuti SKB Kesamaptaan, sedangkan peserta non-SLTA mengikuti SKB praktik kerja. Peserta juga mengikuti wawancara dan keterampilan sesuai kualifikasi pendidikannya.
Pada pelaksanaan 2024, tes kesamaptaan meliputi beberapa kemampuan fisik seperti lari, push-up, sit-up, dan shuttle run. Kementerian Hukum bahkan mencatat ratusan peserta mengikuti tes kesamaptaan dalam rangkaian SKB CPNS 2024.
Dengan demikian, pelamar SLTA tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik.
Kenapa Tes Fisik CPNS Harus Dipersiapkan dari Jauh Hari?
Kesalahan yang sering dilakukan calon peserta adalah menganggap tes fisik sebagai sesuatu yang bisa dikejar dalam beberapa hari, padahal kemampuan fisik membutuhkan proses, misalnya kamu belum terbiasa melakukan push-up. Kemudian baru mengetahui bahwa ada tes kesamaptaan setelah dinyatakan lolos SKD, lalu kamu mencoba berlatih setiap hari secara berlebihan, bukannya meningkat, tubuh justru bisa mengalami kelelahan atau cedera, karena itu, kalau sejak awal kamu sudah memiliki target instansi yang memiliki SKB tes fisik, persiapkan kondisi tubuh secara bertahap
SKD Bukan Satu-Satunya Penentu Perjuanganmu
Ini bagian yang sering dilupakan.
Lolos SKD ≠ otomatis lolos CPNS.
Dalam seleksi CPNS, peserta yang memenuhi ambang batas SKD dan masuk peringkat terbaik sesuai ketentuan berhak mengikuti SKB. Pada instansi pusat, SKB dapat terdiri atas CAT BKN dan SKB tambahan sesuai jabatan. Bobot SKB tambahan secara kumulatif dapat mencapai maksimal 50% dari nilai SKB keseluruhan.
Artinya, perjuanganmu belum selesai ketika skor CAT keluar.
Justru setelah itu, kamu harus siap menghadapi karakter seleksi yang spesifik sesuai instansi dan jabatan.
Jangan Asal Pilih Formasi CPNS!
Sebelum memilih formasi, jangan hanya mempertimbangkan:
Jumlah formasi banyak
Instansinya terkenal
Lokasi penempatan menarik
Gaji dan tunjangannya terlihat menjanjikan
Tetapi cari tahu juga:
Apa saja persyaratan pendidikannya?
Apakah ada tes kesehatan?
Apakah ada tes kesamaptaan?
Apakah ada praktik kerja?
Apakah ada psikotes?
Apakah ada wawancara?
Apakah tes tambahannya bersifat menggugurkan?
Jangan sampai baru mengetahui adanya tes fisik setelah kamu sudah terlanjur memilih formasi tersebut.
Persiapan CPNS Harus Lebih dari Sekadar Latihan CAT
Kalau targetmu adalah instansi dengan tes tambahan, strategi persiapannya juga harus lebih lengkap.
Mulai dari sekarang, kamu bisa membagi persiapan menjadi dua bagian:
Persiapan Akademik
TWK
TIU
TKP
Latihan soal SKD
Simulasi CAT
Tryout
Evaluasi skor
Persiapan Fisik
Latihan lari
Push-up
Sit-up
Pull-up/chinning
Shuttle run
Latihan renang jika dipersyaratkan
Menjaga kebugaran dan pola hidup
Dengan begitu, kamu tidak hanya mengejar “lolos SKD”, tetapi mempersiapkan diri untuk menghadapi rangkaian seleksi secara utuh.
Jangan Sampai Gugur Karena Tidak Tahu Ada Tes Fisik!
Bayangkan kamu sudah belajar SKD berbulan-bulan.
Kamu berhasil mendapatkan skor tinggi.
Kamu berhasil masuk peringkat untuk mengikuti SKB.
Kemudian kamu melihat pengumuman:
“Peserta wajib mengikuti tes kesamaptaan.”
Masalahnya?
Kamu belum pernah latihan serius.
Lari 12 menit terasa berat.
Push-up belum mencapai target.
Sit-up belum terbiasa.
Shuttle run membuat tubuh cepat kehabisan tenaga.
Dan waktu persiapan sudah sangat terbatas.
Di titik inilah kamu akan menyadari bahwa seleksi CPNS bukan hanya soal pintar mengerjakan soal.
Memang tidak ada data resmi yang membuktikan bahwa 90% pelamar CPNS meremehkan tes. Jadi angka tersebut jangan dianggap sebagai statistik resmi.
Namun, satu hal yang tidak boleh diremehkan adalah tingkat persaingannya.
Kamu akan berhadapan dengan peserta lain yang mungkin sudah mempersiapkan SKD, SKB, kesehatan, bahkan fisik sejak jauh-jauh hari.
Ketika formasi terbatas dan pelamar mencapai ribuan, selisih persiapan kecil bisa menjadi pembeda besar.
Jangan tunggu sampai pengumuman keluar baru mulai berlari.
Jangan tunggu lolos SKD baru mulai latihan fisik.
Dan jangan tunggu jadwal SKB diumumkan baru mencari tahu apa yang akan diujikan.
Mulai persiapan dari sekarang.
Latihan soal.
Ikut tryout.
Evaluasi skor.
Jaga kondisi fisik.
Pelajari persyaratan instansi.
Karena targetmu bukan sekadar ikut seleksi CPNS.
Targetmu adalah bertahan sampai tahap akhir dan mendapatkan formasi yang kamu incar.
Siapkan Diri untuk SKD CPNS dengan Tryout Berbasis CAT
Setelah mengetahui bahwa beberapa instansi memiliki SKB tambahan berupa tes fisik, jangan lupakan fondasi pertama seleksi CPNS: SKD.
Salah satu cara untuk mengetahui seberapa siap kemampuanmu adalah dengan rutin melakukan simulasi dan tryout berbasis CAT.
Tryout Akbar SKD CPNS Berbasis CAT dapat menjadi momentum untuk mengukur kemampuan, mengetahui kelemahan, dan membiasakan diri menghadapi tekanan waktu sebelum tes sebenarnya.
Jangan cuma berharap lolos.
Mulai latihan agar peluang lolos semakin besar.
Mulai belajar lebih awal, latihan lebih banyak, ukur kemampuan secara berkala, dan pastikan ketika seleksi CPNS dibuka, Anda bukan sekedar siap mendaftar tetapi benar-benar sudah siap bersaing. Mau mulai perjuangan awalmu menuju CPNS? konsultasi gratis dibawah:
Hubungi Kami linktr.ee/akses_cpns Follow us on sosial media : 🔹 Fan Page FB: @BimbelCPNS 🔹 Instagram : @bimbelakses.casn 🔹 Tiktok :@bimbelakses.cpns 🔹 Youtube : Akses Education Centre 🔹 Website : www.bimbelcpns.com / www.akseslearning.com
Berita Terkait
Berita Terbaru
Persiapan ASN Terbaik
Dapatkan akses ke ribuan soal, tryout, dan materi lengkap untuk CPNS dan PPPK.
Daftar Sekarang!